Kekuatan krisis
Bagaimana para pemimpin
menciptakan kebiasaan melalui ketidaksengajaan dan kesenangan
Kebiasaan-kebiasaan
organisasional itu--atau "rutinitas", seperti sebutan Nelson dan
Winter--sangatlah penting, sebab tanpa kebiasaan, sebagian besar perusahaan tak
akan bisa menyelesaikan apa-apa. Rutinitas menyediakan ratusan aturan tak
tertulis yang dibutuhkan perusahaan untuk beroperasi. Rutinitas memungkinkan
para pekerja bereksperimen dengan gagasan baru tanpa harus meminta izin pada setiap
tahap. Rutinitas memberikan semacam "ingatan organisasional , sehingga
para manajer tidak ha rus memperbarui proses penjualan setiap enam bulan atau
panik setiap kali ada wakil presiden yang berhenti Rutinitas mengurangi
ketidakpastian. Salah satu manfaat rutinitas paling penting adalah bahwa
rutinitas menciptakan gencatan senjata antara kelompok – kelompok atau individu
– individu yang berpotensi berperang dalam satu organisasi.
Ketika sedang terjadi kekacauan,
kebiasaan-kebiasan organisasional menjadi cukup mudah diubah untuk menetapkan
tanggung jawab dan menciptakan keseimbangan kekuasaan yang lebih adil.
Intinya sih kalo ada masalah atau krisis jangan dihindari.
Justru dari situlah kita tahu dan bisa belajar sekiranya apa yang perlu
diperbaiki. Kalau nggak pernah dapat masalah, gimana kita belajar? Kadang tuh
masalah yang muncul tidak pernah terpikirkan di kepala sebelum benar-benar
terjadi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar