Senin, 18 Mei 2020

BAB 9: HARAPAN


BAB IX
HARAPAN


Ada pepatah Jepang: Jatuh tujuh, bangkit delapan. Bila suntu hari menato kulit saya, keempat kata inilah pillhan saya.
Apa yang dimaksud dengan harapan?
Salah satu jenis harapan adalah ekspektasi bahwa hari esok akan lebih baik daripada hari ini. Ini adalah jenis harapan yang membuat kita mendambakan cuaca yang lebih cerah atau jalan yang lebih lancar ke depannya. Hal ini datang tanpa beban tanggung jawab. Semesta bertanggung jawab untuk membuat segala sesuatu semakin baik. Ketabahan bergantung pada jenis harapan yang berbeda. Harapan bertumpu pada ekspektasi bahwa upaya kita dapat memperbaiki masa depan kita. Saya merasa besok akan lebih baik berbeda dari Saya bertekad membuat hari esok menjadi lebih baik. Harapan yang dimiliki orang-orang tabah tidak ada hubungannya dengan nasib baik dan sangat berhurbungan dengan tekad untuk bangkit kembali.

Bila Anda seorang pesimis, mungkin Anda berkata, saya mengacaukan segalanya. Atau: Saya seorang pecundang, Semua penjelasan ini bersifat permanen; tidak banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk mengubahnya. Penjelasan ini juga menjalar yang kemungkinan memengaruhi banyak situasi hidup, bukan saja performa kerja Anda Penjelasan yang perrmanen dan menjalar terhadap kesulitan akan mengubah komplikasi kecil menjadi malapetaka besar. Penjelasan ini menyebabkan keputusan untuk menyerah campak logis. Bila di lain pihak Anda seorang optimis, Anda mungkin berkata, saya salah mengelola waktu saya. Atau: Saya tidak bekerja secara efisien karena pikiran saya teralih. Semua penjelasan ini bersifat sementara dan khusus; Anda termotivasi untuk mulai menyingkirkan penjelasan yang bermasalah ini karena dapat diperbaiki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAB 1: 100 KEBIASAAN ORANG SUKSES

BAB I 100 KEBIASAAN ORANG SUKSES Impian adalah bahan bakar bagi kesuksesan Anda. Tanpanya, tidak akan pernah ada kesuksesan yang ...