Senin, 18 Mei 2020

BAB 3: Aturan emas perubahan kebiasaan


BAB III
Aturan emas perubahan kebiasaan:
Mengapa perubahan terjadi

Sebut saja kebiasaan main sosmed lama-lama tadi membuat hidup jadi kurang produktif. Setiap kali bosan (tanda), kita terbiasa berlari ke sosmed (rutinitas) untuk mendapatkan endorfin (ganjaran) sebut saja hiburan. Tapi, sosmed seringkali buang waktu. Solusinya, setiap kali tanda itu muncul (bosan), cari ganjaran yang sama (endorfin dari melihat hiburan) dengan rutinitas lain semisal baca komik favorit. Jadi, cukup rutinitasnya aja yang diubah. Kita cukup pandai-pandai menganalisis tanda, rutinitas, dan ganjarannya saja.
Biar makin mantep, ikut komunitas juga yang sama-sama pengin lepas dari jeratan sosmed. Ibarat mau buang kebiasaan merokok, gabung sama komunitas yang pengin lepas dari rokok juga. Melihat orang lain mampu dan berusaha, semangat mengubah kebiasaan pasti semakin kuat juga.
Begitu orang belajar bagaimana mempercayai sesuatu, kemampuan itu mulai menyebar ke bagian – bagian lain kehidupan mereka, sampai mereka mulai percaya bahwa mereka bisa berubah. kepercayaan adalah bahan yang membuat lingkar kebiasaan yang digarap – ulang menjadi perilaku permanen.
Kebiasaan tidak bisa lenyapkan – melainkan harus digantikan. Dan kita tau bahwa kebiasaan paling mudah Ketika aturan emas perubahan kebiasaan diterapkan: bila kita mempertahankan tanda yang sama dan ganjaran yang sama, rutinitas baru bisa disisipkan. Bila anda ingin mengubah kebiasaan, Anda harus mencari rutinitas alternatif, dan kemungkinan Anda berhasil naik drastis bila Anda berkomitmen untuk berubah sebagai bagian suatu kelompok. Kepercayaan adalah hal teramat penting, dan kepercayaan tumbuh dari pengalaman Bersama, bahkan meskipun komuntis itu hanya terdiri atas dua orang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAB 1: 100 KEBIASAAN ORANG SUKSES

BAB I 100 KEBIASAAN ORANG SUKSES Impian adalah bahan bakar bagi kesuksesan Anda. Tanpanya, tidak akan pernah ada kesuksesan yang ...